Ledakan Besar Mengakibatkan Kebakaran

Kapolsek Panjang, Kompol M Joni mengatakan sempat terdengar suara ledakan dari dalam rumah yang terbakar di kampung Kaung, RT 18, kelurahan Way Lunik,  Panjang, Kamis, 12 Januari 2023.

Setelah ledakan, muncul api dan membakar rumah berikut isinya. “Berdasarkan keterangan saksi tetangga korban, terdengar suara ledakan dari barang rongksokan di belakang salah satu bedeng milik Bapak John. Lalu api membesar,” kata dia, Kamis, 12 Januari 2023.

Setelah api membersar, lanjut Joni, terjadi korsleting listrik sehingga menyambar sejumlah bedeng yang berada dalam satu lingkungan. Satu motor ikut terbakar. “Terlihat ada percikan api yang timbulkan arus pendek dan menyambar. Setelahnya warga sekitar melaporkan kejadian itu ke BPBD Bandar Lampung, petugas datang untuk memadamkan api agar tidak meluas,” kata dia.

Akibat peristiwa itu, satu rumah, tiga bedeng, dan satu unit motor hangus terbakar. “Tidak ada korban jiwa, tapi dari rumah dan motor yang terbakar diperkirakan sampai Rp150 juta lebih.  Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan,” kata Joni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Puslitbang Polri Laksanakan FGD di Polres Lampung Tengah, Bahas Optimalisasi Pemberantasan Korupsi dan Dukungan Program MBG

Lampung Tengah – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) di Polres Lampung Tengah terkait optimalisasi pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di kewilayahan serta optimalisasi peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu pagi (3/6/26) di Aula Atmani Wedhana Polres Lampung Tengah […]

Geliat Ekonomi IDS Sumatra 2026: Ikhsanudin Kaget, Baru Datang Jualan Dagangannya Langsung Ludes, “Biasanya Sampai Sore”

Kalianda – Di tengah deru mesin dan semarak Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Lampung Selatan, Sabtu (23/5/2026), terselip satu kisah sederhana yang justru paling membekas. Adalah Ikhsanudin (68), pedagang asongan asal Kecamatan Candipuro, yang pagi itu datang sendiri dengan sepeda motornya. Seperti hari-hari biasa, ia membawa dagangan sederhana untuk dijajakan […]