Inflasi Masih Mengancam, TPID Lampung Selatan Perkuat Langkah di Rakor Nasional 2025

gambar

DISKOMINFO LAMSEL, Kalianda – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar secara virtual, Senin (6/10/2025).

Rakor nasional yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tomsi Tohir ini menjadi ajang evaluasi dan penguatan strategi daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Kabag Perekonomian, Kantor Bupati Lampung Selatan, dan diikuti jajaran perangkat daerah terkait yang tergabung dalam TPID setempat.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas percepatan realisasi belanja daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta dukungan pemerintah daerah dalam Program 3 Juta Rumah.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan agar pemerintah daerah lebih aktif dan responsif dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Ia menyoroti masih tingginya disparitas angka inflasi antarwilayah. Provinsi Sumatera Utara tercatat mengalami inflasi tertinggi mencapai 5,32 persen, sementara Provinsi Maluku Utara menjadi yang terendah dengan 0,99 persen.

“Untuk tingkat kabupaten, Deli Serdang mencatat inflasi tertinggi sebesar 6,81 persen, diikuti Kota Pematang Siantar sebesar 5,84 persen. Dengan angka ini, tentu dampaknya sangat dirasakan masyarakat,” ujar Tomsi Tohir.

Ia menegaskan, pemerintah daerah harus menjaga inflasi tetap dalam kisaran target nasional, yakni 1,5 ± 1 persen, dengan memastikan seluruh dinas bergerak aktif di lapangan. Tito bahkan menekankan perlunya evaluasi terhadap perangkat daerah yang tidak menunjukkan langkah konkret dalam pengendalian harga.

“Pak Bupati atau Wali Kota, kalau dinas-dinas tidak bergerak, saya rasa harus dievaluasi. Kita semua bekerja setiap minggu untuk masyarakat agar kebutuhan pokok tetap terjangkau,” tegasnya.

Melalui Rakor ini, TPID Lampung Selatan menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor serta memastikan kebijakan pengendalian inflasi berjalan efektif di daerah.

Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (ptm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Lampung Selatan Raih AIDS-TB-Malaria Award 2026, Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan Diapresiasi

Bandung – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam memperkuat sistem kesehatan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria, Lampung Selatan meraih AIDS-TB-Malaria Award 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi kepala daerah dalam mewujudkan sistem kesehatan yang tangguh dan berkelanjutan, khususnya […]

Lamsel Fest 2026 Usung Konsep Baru: Spektakel Enam Hari dari Pesta UMKM, Atraksi Drift hingga Parade Budaya dan Night Lava Run

Kalianda – Pesta UMKM, atraksi drift, parade budaya mancanegara, pemecahan rekor MURI melalui penyalaan 2.470 lentera, Night Lava Run, hingga konser musisi nasional akan menjadi bagian dari *Lamsel Fest 2026* yang berlangsung pada 10-15 November mendatang. Mengusung tema *Spirit of Krakatoa*, festival terbesar di Kabupaten Lampung Selatan ini menghadirkan enam hari rangkaian kegiatan yang memadukan […]