Jadi Pelopor Pengguna Energi Hijau di Lingkungan Pemda Lampung, 100 Persen Listrik di Pemkot Metro Pakai REC PLN

Metro, 19 September 2024 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung dalam mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini diwujudkan dengan penyerahan Renewable Energy Certificate (REC) kepada Pemerintah Kota Metro yang kini secara resmi telah menjadi pemerintah daerah pertama di Lampung yang menggunakan 100 persen energi bersih.

Ditandai dengan penyerahan REC secara langsung oleh General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo kepada Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) pada Rabu (18/09), kini gedung kantor Pemkot Metro telah tersertifikasi menggunakan energi bersih sebanyak 72 unit atau setara dengan 72 megawatt hour (MWh) konsumsi energi listrik.

Walikota Metro dr. H. Wahdi Siradjuddin, Sp.OG (K) menilai kerjasama dan sinergi ini merupakan bentuk keseriusan Pemkot Metro dalam penggunaan energi ramah lingkungan serta mendukung komitmen Pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060.

“Terima kasih kepada PLN yang dengan cepat menanggapi dan menyambut langkah baik dari Pemkot Metro untuk secara langsung dapat berperan dalam penggunaan Energi Baru Terbarukan,” tutur Wahdi dalam sambutannya.

Wahdi menyebut, Kota Metro sangat siap dalam menerima inovasi. Salah satunya penggunaan energi terbarukan atau energi ramah lingkungan, dengan ekosistem kota yang kondusif, Kota Metro siap bergerak maju.

“Berbicara dalam renewable energy, energi terbarukan, green energy. Saya kira energi-energi ini membangkitkan segala-galanya, bagi Kota Metro, tentunya bagaimana energy ini untuk membangun,” katanya.

General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Metro yang telah menginisiasi penggunaan REC di lingkungan Pemerintah Daerah, khususnya di Provinsi Lampung.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemkot Metro dalam komitmennya untuk mendukung program pemerintah yaitu NZE 2060 sehingga menjadi pionir dalam penggunaan REC di Provinsi Lampung untuk Instansi Pemerintahan dan pastinya dapat menjadi inspirasi bagi instansi lainnya dalam penggunaan energi ramah lingkungan,” ucap Sugeng.

Sugeng juga menjelaskan REC PLN merupakan bentuk layanan PLN yang menjadi elemen pendukung bagi instansi untuk mendapatkan pengakuan atas penggunaan EBT yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional.

“Saya juga berharap, sinergi yang terjalin tidak terhenti sampai disini, dan akan ada terobosan-terobosan dari pemerintah dalam upaya pengurangan emisi karbon. Kami dari PLN akan terus mendukung upaya-upaya tersebut untuk mewujudkan daerah yang lebih ramah lingkungan,” tutup Sugeng Widodo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Dukung Swasembada Pangan, Polisi Gelar Penanaman Jagung Serentak Kuartal 1 2026 di Way Kanan

Dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, Polres Way Kanan dan Polsek jajaran secara serentak melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026. Sabtu (7/3/2026) sore.   Adapun jumlah lahan yang di launching untuk penanaman Jagung Serentak Kuartal I berjumlah 7 hektare, untuk lahan Polres Way Kanan berlangsung di Kampung Negeri Baru […]

Inisiasikan Desa Cahaya hingga Program Berkah Ramadan, YBM PLN UID Lampung Salurkan Zakat Rp 2,4 M Sepanjang Tahun 2025

Sepanjang tahun 2025, YBM PLN UID Lampung menyalurkan zakat sebesar Rp 2,4 miliar kepada 6.302 mustahik di berbagai wilayah Provinsi Lampung.   Dana zakat yang berasal dari kontribusi pegawai PLN ini disalurkan melalui berbagai program unggulan, seperti Desa Cahaya, Rumah Singgah Pasien, hingga Program Berkah Ramadan, serta melalui lima pilar utama yaitu pendidikan, kesehatan, pemberdayaan […]