BRI Kanca Teluk Betung Imbau Masyarakat Gunakan Channel Resmi BRI Contact untuk Layanan Perbankan yang Aman

 

Bandar Lampung – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Kantor Cabang (Kanca) Teluk Betung terus mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan berbagai channel resmi BRI Contact dalam memperoleh informasi dan layanan perbankan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kenyamanan nasabah sekaligus mencegah berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BRI.

 

Pemimpin Cabang BRI Kanca Teluk Betung, Felix Pakpahan, menegaskan bahwa BRI telah menyediakan berbagai kanal komunikasi resmi yang dapat digunakan nasabah untuk memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, maupun mendapatkan bantuan terkait layanan perbankan secara cepat, mudah, dan aman.

 

“BRI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah melalui berbagai channel resmi yang dapat diakses kapan saja. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan kanal resmi BRI Contact dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan BRI di luar saluran resmi,” ujar Felix.

 

Berbagai channel resmi BRI Contact yang dapat dimanfaatkan masyarakat antara lain Call Center BRI 1500017, Sabrina (Smart BRI New Assistant) melalui WhatsApp di nomor 0812 1214 0017, layanan Pusat Bantuan BRImo, email callbri@bri.co.id, website resmi www.bri.co.id, serta akun media sosial resmi BRI yang telah terverifikasi.

 

Menurut Felix, kehadiran berbagai kanal layanan tersebut merupakan bagian dari transformasi digital yang terus dilakukan BRI guna memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat dan efisien kepada nasabah.

 

“Melalui layanan Call Center dan Sabrina, nasabah dapat memperoleh berbagai informasi terkait produk, layanan, transaksi, lokasi kantor maupun ATM BRI, serta bantuan lainnya tanpa harus datang langsung ke kantor. Ini menjadi solusi yang praktis di era digital saat ini,” jelasnya.

 

BRI Kanca Teluk Betung juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan. BRI tidak pernah meminta informasi rahasia seperti PIN, password, kode OTP, CVV kartu, maupun data sensitif lainnya melalui telepon, pesan singkat, media sosial, atau aplikasi percakapan.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan digital. Apabila menerima pesan atau panggilan yang mencurigakan dan mengatasnamakan BRI, segera lakukan konfirmasi melalui BRI Contact 1500017 atau Sabrina pada nomor resmi yang telah ditetapkan,” tegas Felix.

 

Seiring dengan meningkatnya transaksi digital, BRI terus memperkuat sistem keamanan serta kualitas layanan pelanggan untuk memastikan setiap kebutuhan nasabah dapat dilayani secara optimal. Edukasi mengenai penggunaan channel resmi BRI Contact juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan ekosistem perbankan yang aman dan terpercaya.

 

Melalui pemanfaatan channel resmi BRI Contact, BRI Kanca Teluk Betung berharap masyarakat dapat menikmati layanan perbankan yang lebih mudah, cepat, dan aman, sekaligus terhindar dari berbagai risiko kejahatan perbankan yang semakin berkembang di era digital.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Mengolah Nira Menjadi Peluang Usaha, Budiono Kembangkan Industri Gula Aren Alami Bersama BRI Unit Kedaton

  BANDAR LAMPUNG – Berawal dari potensi alam yang tersedia di lingkungan sekitar, Budiono menekuni usaha industri gula aren alami yang menjadi sumber penghidupan sekaligus peluang ekonomi yang menjanjikan. Berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Gang Bungsu I Nomor 30, Bandar Lampung, Budiono mengembangkan usahanya melalui dukungan BRI dengan memanfaatkan bahan baku yang berasal dari kawasan […]

14 Tahun Menekuni Usaha Daging Sapi, Suryana Terus Bertumbuh Bersama BRI Unit Kedaton

  BANDAR LAMPUNG – Ketekunan, kerja keras, dan kemampuan menjaga kepercayaan pelanggan menjadi kunci penting dalam membangun usaha yang berkelanjutan. Hal inilah yang tercermin dari perjalanan Suryana, pelaku usaha mikro binaan BRI yang telah menekuni perdagangan daging sapi selama kurang lebih 14 tahun di Pasar Bambu Kuning dan wilayah Kemiling, Bandar Lampung.   Selama lebih […]