OJK Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Program Kejar Di Lampung Selatan

 

Lampung Selatan — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan pemangku kepentingan terkait melaksanakan salah satu program kegiatan TPAKD dalam kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan berupa Launching Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di SDN 3 Way Urang, Kecamatan Kalianda.

 

Program KEJAR merupakan inisiatif strategis dalam menanamkan budaya menabung sejak dini, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong kepemilikan rekening pelajar sebagai bagian dari pembentukan generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial.

 

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah, Mahat Santosa, S.TP., M.M., menyampaikan bahwa program KEJAR diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelajar dalam mengelola keuangan serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan perbankan dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Asrul Tristianto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 oleh OJK dan BPS, indeks inklusi keuangan mencapai 80,51% dan literasi keuangan sebesar 66,46%. Sejalan dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan peningkatan inklusi keuangan hingga 85 persen dalam jangka menengah dan 97% pada tahun 2045, serta mendorong Program KEJAR sebagai langkah konkret untuk memperluas akses keuangan dan membangun budaya menabung sejak dini, dengan partisipasi sekitar 14.000 pelajar.

 

Otto Fitriandy, Kepala OJK Provinsi Lampung yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Direktur OJK Provinsi Lampung, Imam Gozali dalam sambutannya menyampaikan bahwa program KEJAR merupakan inisiatif strategis untuk menanamkan budaya menabung sejak dini serta membangun kedisiplinan finansial pelajar. Program ini juga menjadi sarana edukasi keuangan yang mendorong kepemilikan rekening sejak bangku sekolah dan membentuk generasi yang mandiri secara finansial.

 

Selanjutnya, Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, S,T., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa investasi terbaik tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia, termasuk karakter dan kecerdasan finansial. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan, program KEJAR diharapkan mampu mempercepat perluasan akses keuangan daerah serta membentuk generasi muda yang cerdas finansial, mandiri, bijak, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

OJK Bersama Pemprov Lampung Perluas Akses Keuangan Daerah: Buka Rekening Saham Syariah Dan Rekening Perbankan Syariah Untuk 1.000 Penyuluh Agama Islam Se-provinsi Lampung

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung mengambil langkah masif dan konkret untuk memperluas inklusi keuangan syariah sekaligus membentengi masyarakat dari ancaman kejahatan finansial di daerah. Melalui sinergi bersama Pemerintah Provinsi Lampung, Kantor Wilayah Kementerian Agama, dan berbagai pemangku kepentingan, OJK menggelar “Literasi dan Inklusi Keuangan kepada Penyuluh Agama di Provinsi Lampung”.   Kegiatan ini menjadi […]

OJK PROVINSI LAMPUNG BERSAMA PEMKAB LAMPUNG UTARA PERKUAT EKOSISTEM KEUANGAN SEKTOR PERTANIAN

  BANDAR LAMPUNG, 8 September 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dengan membekali 250 petani dan pembudidaya perikanan kemampuan mengakses pembiayaan formal, investasi legal, dan perlindungan asuransi sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah.   Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah […]