ISEI Lampung Gelar Seminar Bahas Strategi Pertumbuhan Ekonomi Lampung di Tengah Tantangan Global

BANDARLAMPUNG ——— Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berharap Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Lampung berkontribusi dalam menyumbangkan pemikiran, inovasi dan karya nyata dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi Lampung.

 

Harapan Gubernur Mirza tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan dalam acara Seminar dan Rapat Forum ISEI Cabang Lampung, yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bandarlampung, Rabu (30/7/25).

 

Menurut Marindo, meskipun pertumbuhan ekonomi Lampung sudah mencapai titik tertinggi se-Sumatera yaitu sebesar 5,47% (y-on-y) dan di atas rata rata pertumbuhan ekonomi nasional yakni sebesar 4,87% (y-on-y) serta tercatat sebagai pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Akan tetapi masih banyak tantangan tantangan kedepan dalam menghadapi isu ekonomi global seperti pemberlakuan tarif dagang oleh Amerika Serikat terhadap produk ekspor kita, termasuk komoditas pertanian, juga konflik global seperti perang di Ukraina dan Timur Tengah yang menggangu rantai pasok komoditas pangan dan energi dunia.

 

“Melalui diskusi yang konstruktif pada hari ini, kita berharap bisa semakin memperkuat sinergi dan kolaborasi untuk menjawab permasalahan daerah serta mendorong transformasi ekonomi. Dengan semangat Lampung Bersama, hasil dari seminar ini tentu akan menjadi kontribusi pemikiran yang penting bagi pembangunan ekonomi Lampung masa mendatang,” papar Marindo.

 

Marindo menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi dan posisi yang strategis dalam perekonomian nasional. Provinsi Lampung punya potensi yang besar untuk menjadi lokomotif ekonomi nasional, khususnya sebagai pemasok pangan dan hasil-hasil pertanian lainnya.

 

Sektor pariwisata juga sangat menjanjikan. “Tentu saja, peluang dan potensi ini hanya dapat kita transformasikan menjadi kekuatan, melalui sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.

 

Sejalan dengan pernyataan Marindo, Koordinator ISEI Wilayah Barat Endrizal Ridwan yang hadir secara terpisah melalui daring menyampaikan terkait pentingnya kolaborasi yang masif antara Akademisi, Bisnis dan Government (pemerintah). Hal tersebut tentunya tidak lain untuk langkah dan upaya dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi Lampung.

 

“Ini merupakan langkah langkah yg tepat bagi kita (ISEI) dalam menggapai cita cita kita bersama menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua ISEI Cabang Lampung Agus Nompitu mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung atas capaian-capaian yang positif dalam menggerakkan roda perekonomian Provinsi Lampung.

 

“ISEI cabang Lampung mengapresiasi kinerja Pemprov Lampung yang telah berhasil menurunkan angka kemiskinan, dan meningkatkan ekonomi Lampung melebihi rata rata nasional. Kita berharap kedepan melalui rapat anggota ini nantinya akan melahirkan satu arah kebijakan strategis organisasi sehingga bisa menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung menuju visi Gubernur Lampung yaitu bersama menjadikan Lampung Maju menuju Indonesia Emas,” ujar Agus Nompitu (Adpim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Releated

Strategi Pemprov Lampung Jaga Pasokan dan Distribusi, Inflasi Tetap Terkendali

Bandar Lampung — Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bani Ispriyanto mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual yang dipimpin oleh Sekretaris Jendral Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir bertempat di Ruang Command Center Lt.2 Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (3/3/2026). Mengawali arahannya, Tomsi Tohir menegaskan pentingnya menjaga kecukupan pasokan bahan pokok sebagai […]

Perbaikan Ruas Gunung Batin–Daya Murni Dorong Aktivitas Ekonomi Warga

Lampung Tengah — Gubernur Rahmat Mirzani Djausal melakukan peninjauan langsung terhadap progres penanganan reaksi cepat di ruas jalan Gunung Batin – Daya Murni, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah, Selasa (3/3/2026). ​Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur jalan, terutama di titik-titik krusial yang menjadi akses penghubung pintu tol. Ruas sepanjang 12 kilometer tersebut dilaporkan telah […]